GUYiTUd9GSO5TpO7TfY7BSM7TA==

World Cleanup Day, Ribuan Warga Bugbug Turun Bersihkan ODTW Pantai Candidasa


WARGALAMPUNG.COM | KARANGASEM — Dalam rangka menyambut HUT RI ke 78 dan World Cleanup Day ribuan warga Desa Bugbug turun ke Pantai Candidasa untuk melaksanakan aksi bersih-bersih pantai dari berbagai jenis sampah, baik sampah plastik, residu dan organik, pada Minggu (13/8/2023).

Aksi ini dilaksanakan bersama Gema Shanti dan Bersih-bersih Bali dilaksanakan serentak di 60 titik di Bali. Di Karangasem sendiri Obyek Daya Tarik Wisata (ODTW) Candidasa dijadikan target untuk dibersihkan mengingat kawasan ini merupakan kawasan pariwisata. 

Ribuan warga bergerak dari satu titik yakni di Areal Publik yang dibagi menjadi dua kelompok. Satu kelompok menyisir sampah di sepanjang pantai Candidasa dan satu kelompok lainnya menyisir dan menyapu sampah di sepanjang jalan raya Candidasa sejauh 3 kilometer. 

"Kegiatan ini untuk memperingati Hari Konservasi Alam Nasional dan Hari Masyarakat Adat Sedunia. Dipilihnya DTW Candidasa sebagai tempat kegiatan, karena saya lihat disini banyak sampah berserakan. Saya sering kesini dan saya lihat itu, makanya kegiatan ini kita selenggarakan di Candidasa dengan melibatkan ribuan masyarakat Bugbug," katanya. 

Menurutnya, sampah plastik utamanya di kawasan pantai sangat berbahaya dampaknya. Karena plastik itu tidak dapat terurai, kemudian jika banyak berserakan di laut maka biota laut akan memakannya dan itu menyebabkan kita,manusia yang mengkonsumsi ikan juga tidak baik bagi kesehatan. 

Tokoh masyarakat Bugbug, I Putu Artha mengapresiasi antusiasme warga Desa Bugbug yang ikut dalam aksi tersebut. "Ada lebih dari 1000 masyarakat Desa Bugbug yang terjun dalam kegiatan sapu bersih DTW Candidasa dari sampah plastik. Ini sekaligus dalam rangka memperingati HUT RI ke 78 dan World Clean-up Day 2023. Ini juga untuk mengedukasi masyarakat," ujar Putu Artha. 

Kegiatan Sapu Bersih DTW Candidasa dari ini juga disambut baik oleh Anggota Komisi I DPRD Karangasem, I Nengah Suparta yang saat itu hadir dan ikut bersama masyarakat melakukan kegiatan bersih-bersih sampah plastik. 

"Antusias masyarakat sangat tinggi, ini terlihat dari ribuan warga yang turun untuk ikut dalam kegiatan Sapu Bersih DTW Candidasa dari sampah plastik. Kami dari lembaga dewan sangat menyambut baik kegiatan ini, dan kedepannya kegiatan seperti ini bisa sering dilaksanakan," katanya.

Sampah plastik menjadi permasalahan global yang harus mendapatkan penanganan secara serius dan konsisten. Dalam aksi tersebut masyarakat diedukasi untuk memilah berbagai jenis sampah,baik plastik dan organik.

Saat ini pengelolaan sampah juga sudah dilakukan berbasis desa dimana pengelolaan sampah menjadi tanggung jawab desa.

Sampah yang telah dikumpulkan dibawa ke tempat pengelolaan sampah desa, sementara sebagian kecil sampah organik lainnya, seperti sampah di pinggir jalan dibakar ditempat. (ami/bk)
 

Type above and press Enter to search.