Hamas Tolak Restrukturisasi Politik dan Administratif di Gaza
Font Terkecil
Font Terbesar
WARGA LAMPUNG | GAZA — Hamas menanggapi dengan tajam pertemuan puncak Washington, menolak restrukturisasi politik atau administratif Gaza apa pun yang tidak dimulai dengan penghentian permusuhan sepenuhnya dan pencabutan blokade.
Dalam sebuah pernyataan, gerakan tersebut mengatakan bahwa, “Setiap jalur atau pengaturan politik yang dibahas mengenai Gaza dan masa depan rakyat Palestina harus dimulai dengan penghentian agresi sepenuhnya, pencabutan blokade, dan menjamin hak-hak nasional yang sah dari rakyat Palestina.”
Hamas menekankan bahwa mengadakan pertemuan internasional tingkat tinggi sementara pelanggaran terus berlanjut di lapangan akan merusak klaim kemajuan.
"Mereka menyerukan kepada aktor internasional untuk memaksa Israel untuk mematuhi kewajiban gencatan senjata, membuka kembali penyeberangan tanpa batasan, dan segera memulai rekonstruksi," kata Petinggi Hamas dalam pesannya, disitat laman PalestineNews, sesaat yang lalu (20/2).
Gerakan tersebut lebih lanjut menekankan bahwa “setiap upaya internasional yang tulus untuk mencapai stabilitas di Gaza harus mengatasi akar penyebabnya, pendudukan, dan mengakhiri kebijakan agresifnya.”
Kelompok perlawanan Palestina mengatakan menyerah bukanlah pilihan di tengah upaya yang dipimpin AS untuk membentuk kembali masa depan Gaza. (Foto: Cuplikan video)
