GUYiTUd9GSO5TpO7TfY7BSM7TA==

Lindungi PMI Dari Ujung Rambut Sampai Ujung Kaki


WARGALAMPUNG.COM | BANDUNG — Menteri BUMN Erick Thohir menghadiri langsung Pengukuhan Nasional (Sukarelawan) KAWAN PMI (Pekerja Migran Indonesia) dan PERWIRA PMI (Perkumpulan Wirausaha Pekerja Migran Indonesia) dari 20 Provinsi se-Indonesia di Hotel Grand Shunsine, Soreang, Bandung, Jawa Barat (22/7). 

Ia juga resmi mengukuhkan Sukarelawan KAWAN PMI & PERWIRA PMI, Kepala BP2MI (Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia) Benny Rhamdani.

Menteri BUMN, Erick Thohir mengatakan, semua pihak potensi bangsa mesti bersinergi dalam rangka membuktikan hadirnya negara bagi perlindungan Pekerja Migran Indonesia yang merupakan Pahlawan Devisa, penyumbang APBN terbesar kedua bagi negeri ini, setelah sektor Migas.

Menurut mantan Pemilik Klub Elit Sepakbola Italia "Inter Milan" ini, sudah selayaknya Pekerja Migran Indonesia dipandang secara terhormat dan berhak pula mendapatkan perlindungan dan perlakuan secara bermartabat.

"Saya mantan Pekerja Migran Indonesia. Bagi saya, menjadi Pekerja Migran Indonesia adalah Kebanggaan dan Kehormatan. Sebagaimana amanat Presiden RI, Joko Widodo; Lindungi Pekerja Migran Indonesia, dari ujung rambut sampai ujung kaki," ujar Menteri Erick Thohir.

Sementara itu, Kepala BP3MI, Benny Rhamdani secara resmi pula mengobarkan Perang bagi para Sindikat Penyalur Tenaga Migran Ilegal. Benny memastikan, BP2MI secara terstruktur memberikan pelayanan VVIP dan birokrasi cepat bagi Pekerja Migran Indonesia yang mengurus secara legal. Bagi oknum petugas BP2MI yang terbukti menyalahgunakan wewenangnya, Benny berjanji tegas langsung memecatnya dan memprosesnya secara hukum, dan itu telah dibuktikannya.

"Menjadi Pekerja Migran Indonesia adalah Bakti bagi Negeri dan Ibu Pertiwi. Jadi mereka layak mendapatkan layanan VVIP dan berhak mendapat perlindungan dan perlakuan secara terhormat dan bermartabat," tgas Benny Rhamdani.

Usai pengukuhan, lebih dari 500 orang KAWAN PMI dan PERWIRA PMI se-Indonesia langsung dibekali selama dua hari (22-23/7) oleh para pemateri kelas nasional.

"Usai dikukuhkan dan pembekalan materi ini, kami setiba di daerah ingin langsung Gaspol bagi perlindungan Pekerja Migran Indonesia," ujar Budiono Bakti Masyarakat atau yang akrab disapa mas BBM dari rombongan Kawan PMI Provinsi Lampung. (BE1)
 

Type above and press Enter to search.