BREAKING NEWS

Harga Minyak Sentuh $110 per Barel, Trump dalam Dilema


WARGA LAMPUNG | DUBAI — Setelah gagal dalam perang agresi terhadap Iran, Presiden AS Donald Trump berharap mendapatkan poin melalui tekanan politik dan militer serta ancaman, tetapi sekarang ia terjebak dalam dilema.

Ia mengancam dan bahkan mencoba mengambil tindakan terhadap Iran jika memungkinkan. Namun, segera setelah ancaman Trump, harga minyak naik tajam. Hari ini, harga minyak hampir melonjak tajam hingga melampaui $110.

Di satu sisi, Trump berpikir bahwa ia dapat memperoleh poin melalui tekanan dan ancaman dan bahwa ia tidak punya pilihan selain mengancam. Di sisi lain, ancamannya juga berbalik melawan dirinya sendiri dan memberikan tekanan lebih besar pada AS.

Ini adalah dilema serius di mana kepala pemerintahan AS yang sudah terjebak, sedemikian rupa sehingga ia tidak dapat mencabut ancaman dan menjadi realistis, dan ancamannya pun tidak membuahkan hasil.

Iran membela hak-hak rakyatnya dan Trump marah atas pesan-pesan Iran. Namun, ancaman Trump pada akhirnya akan lebih merugikan dirinya dan sekutunya daripada merugikan Iran. 

Dia tahu bahwa meskipun dia mengambil tindakan militer, dia tidak akan mencapai apa pun, dan Iran siap menyerang lebih keras terhadapnya dan sekutunya, terutama rezim Zionis. (Tasnim/Mia)