Terjadi Lonjakan Arus Mudik di Lintasan Penyeberangan Pelabuhan Merak–Bakauheni
Font Terkecil
Font Terbesar
WARGA LAMPUNG | BANTEN — Terjadi lonjakan arus mudik di lintasan penyeberangan Pelabuhan Merak–Bakauheni, pada Jumat (13/3) malam. Fenomena ini mulai terlihat karena masyarakat sudah mulai melakukan perjalanan mudik lebih awal menjelang Idul fitri 2026.
Terpantau hingga dini hari tadi, kendaraan pribadi, bus, dan truk mulai memadati area pelabuhan, terutama di kantong parkir sebelum naik kapal.
"Pemudik memilih berangkat lebih awal untuk menghindari kemacetan saat puncak arus mudik," kata Hilman, seorang petugas port di Pelabuhan Merak, pada Sabtu (14/3) pagi.
Pemerintah juga sudah memperkirakan bahwa lonjakan mulai terjadi sejak Jumat malam hingga beberapa hari ke depan, sebelum puncak mudik.
Sementara itu, General Manajer PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Utama Bakauheni, Partogi Tamba mengatakan, ASDP Cabang Pelabuhan Bakauheni Lampung Selatan telah menyiapkan sebanyak 57 kapal pada angkutan arus mudik dan balik Lebaran tahun 2026.
"Pada Angkutan Lebaran 2026, sebanyak 57 unit kapal siap beroperasi melayani penyeberangan di lintasan utama Bakauheni–Merak. Dengan armada tersebut, selama periode layanan di proyeksikan akan berlangsung 2.949 trip kapal untuk mengakomodasi tingginya mobilitas masyarakat pada masa mudik dan arus balik," kata dia, pada Sabtu (14/3).
Sebelumnya, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo juga meninjau secara langsung kesiapan sarana prasarana di Pelabuhan Merak dalam rangka mendukung kelancaran Arus Mudik Lebaran tahun 2026.
Petinggi Polri itu juga meninjau Dermaga Eksekutif Pelabuhan ASDP Merak, Banten.
Kegiatan tersebut bertujuan memastikan kesiapan fasilitas transportasi penyeberangan serta sistem pelayanan bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik dari Pulau Jawa menuju Sumatera.
Dalam kesempatan tersebut, rombongan meninjau langsung sejumlah fasilitas utama, termasuk area dermaga serta berinteraksi langsung dengan penumpang kapal.
Selain meninjau fasilitas penyeberangan, rombongan juga memastikan kesiapan unsur pengamanan serta layanan pendukung yang disiagakan selama masa arus mudik.
Berbagai instansi terkait telah menyiapkan langkah antisipatif guna mengurai kepadatan penumpang, memperkuat pengamanan, serta memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat yang akan menyeberang melalui Pelabuhan Merak. (Alam Bawana Putra)
